Khamparan.com, Tanjab Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri sekaligus membuka secara langsung kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) BMKG Jambi Tahun 2026, yang mengusung tema “Dengan SLCN, Nelayan Hebat, Selamat, dan Sejahtera”, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan nelayan dalam memanfaatkan informasi cuaca dan kondisi laut sebagai dasar dalam menjalankan aktivitas melaut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Tenaga Ahli Komisi V DPR RI Fraksi PDIP Provinsi Jambi, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Kabag Ops Polres Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Barat, Plt. Kalak BPBD kabupaten Tanjung Jabung Barat, Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, serta para peserta Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat mengapresiasi pelaksanaan SLCN BMKG Jambi yang dinilai memberikan manfaat penting bagi masyarakat nelayan, khususnya dalam meningkatkan keselamatan saat melaut.

"Pemerintah Daerah sangat menyambut baik dan menyampaikan apresiasi setinggi - tingginya kepada BMKG, khususnya stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi yang telah mengalokasikan kegiatan strategis ini di kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Melalui kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan ini, Kita ingin mengubah paradigma dan mentalitas melaut. Kita mengubah cara pandang kita dari sikap "Melaut Mencari ikan" Menjadi "Melaut Menangkap Ikan". Ucap Bupati.

Lebih lanjut Bupati juga meminta kepada seluruh peserta baik nelayan, penyuluh, HNSI, maupun jajaran teknis dari Dishub, KSOP, BPBD, dan SAR untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya agar kelompok nelayan di Tanjung Jabung Barat semakin tangguh dan mandiri.

“Saya meminta kepada seluruh peserta baik nelayan maupun kelompok dan jajaran teknis terkait untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Bentuklah komunitas nelayan sadar cuaca yang saling berbagi informasi resmi, agar kelompok nelayan kita semakin tangguh dan mandiri." Tambahnya.

Bupati juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan secara teori, tetapi dapat diterapkan secara langsung oleh para nelayan dalam aktivitas sehari-hari.

"Saya juga berharap, Peningkatan kapasitas nelayan harus berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi dan informasi, terutama informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan keselamatan, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat nelayan." Harapnya.

Sementara itu, melalui kegiatan SLCN BMKG Jambi Tahun 2026, para nelayan mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan informasi cuaca dan kondisi perairan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan mengambil keputusan yang lebih tepat sebelum dan saat melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Dengan adanya sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, legislatif, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan lainnya, kegiatan SLCN diharapkan mampu mewujudkan nelayan Tanjung Jabung Barat yang semakin hebat, selamat, dan sejahtera.