TANJAB BARAT, Khamparan.com – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 yang melakukan verifikasi lapangan di Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik, Kamis (25/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanjung Jabung Barat, Marina Septiani Katamso, S.IP., serta dihadiri jajaran perangkat daerah, di antaranya Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PMD, Kepala Diskominfo, Dinas Sosial, Dinas P3AP2, Dinas Perindag, Camat Muara Papalik, hingga Ketua TP-PKK Kecamatan. Sementara Tim Penilai Provinsi dipimpin Plt Kepala DP3AP2 Provinsi Jambi Amirzan, S.E., bersama Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Basri, S.Th.I., M.M.
Dalam sambutannya, Katamso menyampaikan keyakinannya bahwa Desa Bukit Indah memiliki berbagai potensi dan inovasi yang membuatnya layak bersaing pada ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Jambi.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian Kabupaten Tanjung Jabung Barat, termasuk pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,28 persen, tertinggi di Provinsi Jambi. Menurutnya, sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
"Pertumbuhan ekonomi kabupaten kita adalah yang tertinggi di Provinsi Jambi, yakni mencapai 5,28 persen. Selain itu, sebesar 17,88 persen APBD Provinsi Jambi disokong oleh Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui sektor pertanian dan perkebunan," ujar Katamso.
Di bidang kesehatan, Desa Bukit Indah telah menyandang status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Seluruh 399 kepala keluarga di desa tersebut telah memiliki dan menggunakan jamban sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Wabup juga menyebut penanganan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan hasil positif. Angka stunting yang sebelumnya berada di kisaran 9 persen kini turun menjadi sekitar 7 persen, sementara angka kemiskinan ekstrem juga terus ditekan. Kondisi tersebut, menurutnya, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain berbagai indikator pembangunan, kreativitas masyarakat Desa Bukit Indah juga menjadi nilai tambah. Desa ini memiliki produk batik bermotif kelapa sawit yang telah beberapa kali ditampilkan dalam ajang peragaan busana tingkat kabupaten maupun provinsi. Di bidang lingkungan, warga juga berhasil mengolah limbah plastik menjadi paving block yang memiliki nilai ekonomis.
Melalui verifikasi lapangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap Desa Bukit Indah mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.
