Khamparan.com | Tanjab Baarat - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi menggelar kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Mudjiono, S.Si., M.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan menyeluruh terhadap seluruh usaha dan aktivitas ekonomi di Indonesia yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, investasi, serta perencanaan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.
Menurut Mudjiono, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memotret kondisi terkini perekonomian Indonesia hingga tingkat daerah, mengetahui jumlah, karakteristik, dan persebaran usaha di berbagai sektor ekonomi, serta menyediakan data dasar yang akurat bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
"Kegiatan pencanangan ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ujarnya.
Dalam laporannya, BPS Tanjung Jabung Barat menjelaskan bahwa pendataan SE2026 akan dilakukan melalui dua metode. Pertama, pengisian mandiri secara daring (online) yang telah berlangsung sejak Mei 2026. Kedua, pendataan langsung atau door to door yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Untuk mendukung pelaksanaan pendataan lapangan tersebut, BPS Tanjung Jabung Barat telah merekrut sebanyak 289 petugas, yang terdiri dari 253 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 36 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Seluruh petugas saat ini telah mengikuti pembekalan dan pelatihan selama enam hari, yakni tiga hari secara luring dan tiga hari secara daring yang berlangsung pada 1–12 Juni 2026.
Kegiatan pencanangan dan sosialisasi ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, organisasi masyarakat, akademisi, media massa, serta tamu undangan lainnya.
Mengusung tema “Melangkah Bersama, Mencatat Usaha Tanjung Jabung Barat”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya Sensus Ekonomi 2026, menggalang dukungan dari berbagai pihak, serta membangun semangat kolaborasi untuk menghadirkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan berkualitas.
BPS Tanjung Jabung Barat berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data dan informasi yang jujur, benar, dan lengkap kepada petugas. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah, evaluasi kebijakan, serta penyusunan berbagai program pembangunan yang tepat sasaran.
“Dukungan seluruh pihak sangat penting. Satu data yang berkualitas hari ini akan melahirkan seribu kebijakan yang tepat di masa depan. Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Bumi Serengkuh Dayung, Serentak ke Tujuan,” tutup Mudjiono.
KK
