Khamparan.com, Tanjab Barat - Proyek rehabilitasi Jembatan dan Dermaga Tambatan perahu Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menjadi sorotan tajam warga. 

Pasalnya, pembangunan Rehabilitasi Jambatan Dan Dermaga Tambatan Perahu yang dibiayai Anggaran (APBDES) Desa Teluk Ketapang tahun 2025 ini, diduga keras memiliki kualitas yang buruk dan terkesan asal-asalan.

Pembangunan Rehabilitasi jembatan yang terletak di RT.06, Dusun Ketapang Indah menelan anggaran Rp 28.000.000,00 sedangkan Pembangunan Dermaga Tambatan Perahu yang terletak di Rt. 04, Dusun Ketapang Indah menelan anggaran Rp 14.899.800,00. Namun, belum genap satu tahun selesai, kondisi sudah memprihatinkan.

Menurut keluhan warga setempat, banyak bagian Jembatan yang sudah amblas dan bahkan ada yang terlihat hampir roboh di sisi jembatan. “Kualitasnya tidak jelas. Ini belum lama dibangun tapi sudah begini,” ujar salah satu warga yang merasa resah.

Lebih lanjut dirinya juga mengatakan bahwa Pembangunan Rehabilitasi Dermaga Tambatan Perahu tersebut di diduga tidak menggunakan kualitas bahan yang baik, yang pada akhirnya Dermaga tersebut tidak akan tahan lama.

"Untuk dermaga itu sendiri saya merasa tidak akan tahan lama, sebab bahan yah digunakan untuk perbaikan pada dermaga tersebut tidak menggunakan kualitas yang baik yang dimana seharusnya dengan adanya dana perbaikan tersebut seharusnya  di belanjakan bahan yang berkualitas baik."Keluhnya.

Warga menduga, pelaksanaan proyek tidak mengedepankan aspek kualitas. Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya dugaan kuat pemotongan dana pengerjaan proyek tersebut oleh oknum-oknum “pemain proyek”.

"Jangan sampai anggaran kegiatan ini dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, apalagi ini demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.



(BD)